Friday, December 16, 2016

Banpo Bridge Rainbow Fountain & Some Sevit Floating Island

Kekuatan media sosial seperti @imagineyourkorea sukses membuat saya menambahkan Banpo Bridge dalam list yang harus dikunjungi. Jembatan yang membelah sungai Hangang ini pada waktu tertentu akan mengeluarkan air warna-warni yang bergerak dengan diiringi lagu selama kurang lebih 20 menit. Pemandangan lumrah yang juga ada di Jakarta, bedanya, jika di Jakarta, fountain ini ada di dalam mall, di Seoul, fountain ini membelah sungai Hangang.

Tak jauh dari Banpo Bridge, terdapat 4 (empat) gedung modern bernama Chavit, Galvit, Solvit dan Yevit.  Area ini sering disebut Some Sevit Floating Island -yang sesuai dengan namanya- keempatnya mengambang di atas sungai. Pemandangan yang disajikan dari gedung-gedung ini juga tak kalah cantik dengan cahaya LED warna-warni. Selain itu, seolah mau menunjukkan kecantikan Seoul di musim gugur, di tengah sungai juga terdapat bunga-bunga LED berwarna khas musim gugur, merah dan kuning.

Address:
Banpo Bridge: Banpo-dong, Seocho-gu, Seoul-si
Some Sevit: 683, Olympic-daero, Seocho-gu, Seoul

Rainbow Fountain's Showtime: 
April-June, Sept-Oct (Weekdays: 12:00, 20:00, 20:30, 21:00. Weekends: 12:00, 19:30, 20:00, 20:30, 21:00)
July-Aug (Weekdays:12:00, 19:30, 20:00, 20:30, 21:00.Weekends:12:00, 19:30, 20:00, 20:30, 21:00, 21:30 )

How to go there:
By Subway. Turun di Express Bus Terminal Station (Line 3,7, 9) exit 8-1. Jalan lurus selama 250 m dan belok kanan pada perempatan pertama. Jalan lurus selama 400 m kemudian menyebrang masuk ke terowongan pejalan kaki dan berjalan lurus kembali ke arah sungai Hangang. Disebelah kanan dari Some Sevit adalah Banpo Bridge.

Level of love:
♥♥ (Fountain show tidak secantik yang diharapkan, tetapi jika menyukai city view di malam hari, berkunjung ke kawasan ini dapat menjadi pilihan)

Saturday, December 3, 2016

Studio Concrete

Salah satu wishlist perjalanan adalah mengunjungi Studio Concrete (SC), sebuah galeri seni yang memajang karya para artist muda Korea yang merangkap menjadi coffee shop mungil. Yang membuat SC begitu terkenal adalah karena salah satu founder studio ini adalah Yoo Ah In, salah satu aktor muda bertalenta dengan bibir seksi di Korea.

Nah, alasan saya mendatangi SC karena ingin melihat foto polaroid teman-teman YAI, khususnya Song Hye Kyo dan Song Joong Ki -Iya, saya masih dalam edisi terkena deman DotS-! Kedekatan SHK dengan YAI dikarenakan mereka bergabung dalam manajemen artis yang sama sementara kedekatan SJK dengan YAI karena mereka pernah bermain pada drama yang sama. Sebagai dukungan terhadap YAI, SHK dan SJK 'rela' difoto dengan menggunakan baju 1 to 10 emotion produksi SC. Nah, foto SHK dan SJK mengenakan sweatshirt inilah yang ingin saya lihat di SC.

And voila! Ternyata pada waktu kedatangan saya, SC tengah menjadi galeri untuk karya artist lain, tepatnya pop art exhibition dari Jean Jullien. Karenanya, 2 lantai SC dipenuhi ilustrasi poster hingga ilustrasi di baju karya Jean Jullien tersebut sehingga foto-foto yang saya incar telah hilang. Sedikit kecewa tetapi saya cukup menikmati melihat pop art unik dan menggemaskan. 

Address:
162 Hannam-daero, Yongsan-gu, Seoul

Instagram: Studio Concrete

How to get there:
By Subway. Turun di Hangangjin station (line 6) exit 2. Berjalan lurus kemudian belok kanan menaiki jembatan penyeberangan ke toko Harley Davidson. Ambil posisi sebelah kiri saat turun dan berjalan lurus hingga melihat gedung 'setengah jadi' 3 lantai yang merupakan Studio Concrete. Untuk peta yang lebih jelas dapat dilihat di sini.

Level of love:
♥♥♥ (a cute small studio art, but the vanilla latte was so-so)

Sunday, November 27, 2016

Cafe Valor (Beauty Inside)

Cafe Valor atau Studio Valor awalnya adalah sebuah perusahaan yang menjual vintage furniture, that's why studio ini terletak di pinggir kota yang penuh dengan gudang-gudang industri, bukan di daerah keramaian. Studio ini menjadi terkenal berkat film Beauty Inside (2015), dimana female main lead bekerja di perusahaan furnitur yang tentunya menjadikan Studio Valor sebagai setting-nya.

Selain suasana vintage yang unik, trigger lainnya yang membuat saya juga tertarik mengunjungi cafe ini adalah untuk melihat foto-foto para aktor Beauty Inside yang juga terpampang didalamnya. Ya, para Oppa yang bermain di Beauty Inside memang kece-kece seperti Lee Dong Wook, Yoo Yeon Soek dan Lee Jin Wook.

Perjalanan pertama saya sia-sia karena di hari itu, cafe ini tutup untuk umum (sepertinya tengah khusus digunakan untuk syuting/ pemotretan). Tak mau penasaran, saya kembali lagi ke cafe ini pada keesokan harinya. Di hari itu, cafe ini masih dalam tahap 'perombakan' dekorasi kembali paska digunakan kemarin. Walaupun masih a lil bit messy, saya tetap menikmati berbagai dekorasi vintage sembari meminum caffe latte. Suasana cafe masih sangat sepi tanpa ada pengunjung lainnya, yang membuat saya semakin menikmati suasana remang-remang cafe.

Address:
Bupyeong-gu Baekbeom-ro578-beon gil 52 Incheon

How to get there:
By Subway. Turun di Dongam (line 1) exit 2. Menyebrang ke arah kanan horisontal hingga bertemu bus stop untuk nomor 103. Naik bus 103 dan turun pada pemberhentian ke-3 setelah pemberhentian gereja kemudian belok kanan setelah SK Energy. Cafe Valor terletak diperempatan. Untuk peta yang lebih jelas dapat dilihat di sini

Level of love:
♥♥♥♥♥ (Cafe Valor tetap akan menjadi salah satu destinasi yang akan saya kunjungi jika dapat kembali ke Korea.)

Dal.komm Coffee (Descendants of the Sun)

Seperti yang telah ditulis pada post sebelumnya, trigger perjalanan ke Korea ini adalah DotS. Setelah rencana mengunjungi lokasi shooting di Taebaek tercoret, lokasi shooting yang tersisa hanyalah di Seoul, salah satunya adalah Dal.Komm Coffee cabang Incheon. Coffee shop cabang ini memang 'wajib' dikunjungi karena menjadi lokasi shooting dua adegan penting DotS. Yaitu episode 2 ketika Kang Mo Yoen menolak Yoo Shi Jin dikarenakan perbedaan prinsip atas profesi mereka dan di episode 15 ketika Yoo Shi Jin dan Kang Mo Yoen untuk pertama kalinya mendeklarasikan cinta mereka.

Walaupun kehadiran Dal.komm Coffee adalah product placement yang biasanya dibenci, tetapi coffee shop ini secara smooth dihadirkan dalam DotS sehingga saya masih menikmati kunjungan ke coffee shop ini (sekaligus icip-icip manggo smoothies dan dinner). Dal.komm Coffee juga sudah memberikan tanda terhadap lokasi shooting tersebut melalui sign kecil bergambarkan adegan di episode 2 DotS dan  kehadiran dua boneka cute ikon di DotS, yaitu Neukkun si rubah dan Hayang si kelinci yang duduk manis tepat di kursi yang diduduki Yoo Shi Jin dan Kang Mo Yoen.

Address:
Level 1, Central Park Prugio, 23-5 Songdo- dong, Yeonsu District, Incheon

How to get there: 
By Bus. Dari bandara Incheon menggunakan bus Kal Limousine 6707B (KRW 7.000). Info jam keberangkatan dan rute dibuka di link ini dan turun di Sheraton Grand Incheon/Oakwood Hotel. Posisi Dal.Komm Coffee terletak di seberang dua hotel tersebut.

By Subway. Turun di Incheon National University Station (line 1) exit 4 kemudian berjalan lurus hingga dua lampu merah. Posisi coffee shop disebelah kiri jalan sebagaimana tertera pada peta di sini

Level of love:
♥♥♥ (ambience-nya tidak istimewa layaknya coffee shop biasa, yang memuat adanya tambahan satu ♥ karena SHK dan SJK pernah shooting di tempat ini)

Saturday, November 26, 2016

Imagine Your South Korea!

 
Trip ke Korea Selatan menjadi perjalanan pertama saya dimana itinerary dipersiapkan dengan matang yaitu selama 4 (empat) bulan sebelum keberangkatan *ini itinerary apa skripsi, bu?*. Bongkar pasang itinerary membuat saya rajin browsing dan menemukan  account instagram @imagineyourkorea yang dapat menjadi referensi lokasi wisata. Account ini juga rajin mengadakan giveaway, salah satu giveaway menjelaskan alasan berwisata Korea berhadiah travel kit Song Joong Ki. Berhubung saya tengah menyusun itinerary, jadi sekalian saja saya curhat. Hasilnya, saya sukses mendapatkan travel kit sehingga dapat mengajak (passport case) SJK berfoto bersama di Seoul.

"There are so many reasons for me to visit Korea. I really want to experience all the beauties of Korea. The beauty of Korea's nature sceneries where I could enjoy sunrise from Mount Seorak and sunset from Woljeongri beach. The beauty of Korea's historical sites where I could learn King Sejong the Great's establishment like the Hall of Worthies at Gyeongbokgung Palace and have a silence journey at Suwon Hwaseong Fortress which was built by King Jungjo for honouring his father. The beauty of Korea's culture where I could wear a beautiful Hanbok and could participate at Chuseok festival and its three ceremonies, Bulcho, Sungmyo and Charye. The beauty of the Korea's modernization where I could step my foot at floating made island Some Gavit, Chavit, and Solvit. The beauty of Korea's fun passion where I could enjoy a full day happiness by playing at Everland. The beauty of Korea's shopping atmosphere where I could enjoy to have 24 hours-shopping time at Dongdaemun Market. The beauty of Korea's food, where I could eat all delicious street foods like Tteokbokki with a cup of soju and maybe if I'm enough brave, I also want to eat a little of Sannakji. Above all the beauties I wrote above, I also want to experience the beauty of Korean's people, for their humorous, joyful and dynamic personalities where I could be friends with them. We could talk about our different cultures and share our excitement and adventure. So please @imagineyourkorea just bring me to Korea where I could enjoy the beauties of Korea"

Friday, November 25, 2016

Annyeong Haseo, South Korea!

It's been a long time since my last post (ambil kemoceng untuk bersih-bersih). Salahkan virus kemalasan menulis yang membuat blog ini terabaikan begitu saja. But now, I'm back for good, hope it'll last ya! Sepanjang 2015 dan 2016 ini sebetulnya ada beberapa perjalanan besar yang dilalui seperti mengunjungi Mecca yang penuh makna diakhir tahun 2015 ataupun berkunjung ke Jepang pada tahun 2016. Sayangnya, ingatannya sudah mulai memudar, jadi lebih baik memulai dengan perjalanan paling baru yang sampai sekarang masih membuat saya gagal move on. Perjalanan kali ini diawali dengan demam drama korea kembali menyerang di awal tahun 2016 melalui Descendants of the Suns (DotS) yang sukses membuat saya terpesona akan hubungan straight forward antara Captain Yoo Shi Jin dan Dokter Kang Mo Yoen. Apalagi, saya sangat menyukai si lead actress, Song Hye Kyo.

Faktanya, menonton serial ini berulang kali ternyata tidak cukup, ditambah dengan gencarnya promosi yang dilakukan oleh Korea Tourism Organization yang di tahun 2016 ini mengangkat sang Captain Yoo Shi Jin sebagai ambassador untuk kegiatan pariwisata Korea Selatan. Jadi, beredarlah advertorial Song Joong Ki dengan tagline Wanna travel Korea with me? yang tentunya menjadi ajakan paling menggoda untuk perempuan single seperti saya. Walaupun tidak diajak travel ke KUA oleh SJK tetapi siapa yang tidak jatuh hati melihat betapa cute-nya SJK mengajak kita semua pergi ke Korea seperti dalam advertorial disamping ini? Jadi, dipertengahan tahun tepatnya bulan Juli, saya impulsif memesan tiket pesawat low cost carrier untuk terbang ke Korea Selatan.

Niat awal tentunya mengunjungi spot-spot yang menjadi lokasi DotS, semacam napak tilas atas perjalanan mereka. Beberapa spot terpaksa dicoret seperti tambang batu bara di Taebaek yang ternyata sulit dijangkau dari Seoul, tetapi beberapa spot di pusat kota berhasil dikunjungi. Selain itu saya juga berhasil mengunjungi tempat wisata populer lainnya dan spot lokasi untuk drama atau film lainnya. Perjalanan kali ini juga diwarnai dengan keindahan daun-daun di musim gugur, sebagai penutup mari ucapkan Annyeong Haseo (red. Halo), South Korea!

Saturday, February 8, 2014

Road (and Camping) to Tanjung Lesung (with College Besties) 2014's Report

Liburan pertama di tahun 2014 dilakukan bersama dengan teman-teman S2 MPKP FE-UI. Inget kan kalo per semester kedua 2013 aku kuliah lagi? Nah, perjalanan ini rencananya buat bonding dan buang sial paska semester satu yang udah selesai. Awalnya, semuanya tertarik, bahkan sempet ada rapat-rapatan gitu loh, sampe 3 kali rapat malah. Awalnya banyak yang daftar mau ikut tapi pas realisasi acara, gak semua yang terdaftar ikut juga sih karena mostly dari kita-kita udah banyak yang bapak-bapak dan ibu-ibu jadi tentunya susah buat mereka untuk meluangkan weekend. Sedihnya lagi, saat itu, Jakarta lagi diterpa banjir (hampir) dimana-mana yang membuat semua keluarga was-was dan berdampak pada bapak-bapak yang makin berat ninggalin keluarganya cuma buat berlibur.

Dari total 30-an mahasiswa, perjalanan ke Tanjung Lesung ini diisi sama banyakan single ladies, ada aku, Ecy si anak gunung, Isni yang kalem, Ester yang cantik ala bule, Sarah si jangkung, dan yang bapak-bapak cuma 3 orang ada Pak Ketu, Mas Bas dan Pak Ustadz, alhamdulillah bawa istri jadi bisa ramean *yay!*. Oia, buat perjalanan ini kita nggak perlu ngambil cuti karena dilakuin pas weekend. Terus untuk tetek bengeknya emang aku jadi sekretaris yang nyatet ini itu sementara Ecy jauh lebih sibuk koordinasi, untuk nginep di Tanjung Lesung, kita ambil paket camping Green Coral yang lumayan murah, cuma 350k untuk 2 hari 1 malam, sudah termasuk konsumsi dan water sport segala.